Tampilkan postingan dengan label perkembangan anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perkembangan anak. Tampilkan semua postingan

Si Kecil Suka Membantah?

| | 1 komentar ⇒ Share FB

Hari ini aku nggak mau ngaji. Lagi males!” teriak Wildan ketika ibunya mengingatkan untuk bersiap-siap berangkat ngaji.
 “Apa-apaan kamu itu! Ayo pergi ngaji, mau jadi apa kalau ngga mau ngaji? Mulai membantah ya sama orangtua?” sahut ibunya dengan lantang.

Sikap membantah dan membangkang tak jarang dilontarkan oleh anak pada orangtuanya.
Hal ini sering ditanggapi dengan emosi oleh para orangtua tanpa mempertanyakan alasannya.
Padahal anak bukanlah robot yang harus selalu menuruti perintah orangtua, tapi pribadi yang sedang berkembang.

Menghadapi kondisi tersebut, alangkah bijaksananya jika orangtua mau instrospeksi diri apakah cara atau sikapnya itu sudah memperlakukan anak dengan hormat dan santun?

Bagaimanapun, sikap anak adalah cerminan dari sikap dan cara yang orangtua tanam pada mereka.
Jangan lantas mem-vonis atau malah menghukum jika tiba-tiba si kecil membantah perintah Anda.
Di sinilah saat tepat agar Anda dapat mengevaluasi lagi bagaimana cara Anda mendidik dan berlaku pada mereka.

Anak-anak terlahir ke dunia dengan naluri untuk belajar tentang apapun dengan cara mencontoh.
Mereka melihat, mendengar, meniru dan kemudian melakukannya dengan gaya mereka sendiri.
Siapa yang mereka contoh? Tentu orang-orang terdekatnya, seperti orangtua, keluarga dan bahkan pengasuh.

Tapi semakin anak tumbuh besar dan kehidupan sosialnya makin luas, kecenderungan mencontoh dari orangtua berkurang. Di sinilah sifat dan karakter anak yang sebanarnya akan mulai terlihat.
Tapi bagaimanapun, pesan atau cara mendidik dari orangtualah yang paling lekat dalam ingatannya hingga ia dewasa.

Jika orangtua memperlakukan anak dengan baik dan menjadi panutan yang positif, anakpun akan membangun sendiri kesan yang baik tentang orangtuanya. Dengan begitu, tanpa dimintapun anak akan berlaku hormat dan patuh pada orangtuanya.

Jangan memberi label atau cap negatif  pada anak misalnya nakal, bandel, tak bisa diatur dan semacamnya. Saat anak sedang membangkang, memberontak atau membantah perkataan Anda, jangan cepat-cepat tersinggung jika ini terjadi.
Jiwa anak masih polos, jadi jangan sampai Anda terpikir sifatnya ini dilatarbelakangi keinginan untuk melawan Anda.

Masalah sikap anak yang kerap membangkang atau menyanggah perkataan orangtuanya juga sering terjadi pada anak yang sedang memasuki usia praremaja dan remaja untuk mencari dan membuktikan identitas dirinya.

Jika Anda berusaha ‘melawan’ sikap anak dengan perkataan yang kasar, sudah bisa ditebak anak justru tidak akan ‘melumerkan’ pendiriannya dan menuruti Anda.
Yang terjadi malah sebaliknya, kata-kata dan sikap kasar malah akan membuat anak emosi dan terpacu untuk mencari cara lain untuk membantah Anda.

Yang perlu diingat, rasa hormat bukan dinilai dari apakah dua orang saling menyetujui, tapi hormat akan datang dari bagaimana dua individu bisa bersikap pada saat mereka tidak sepakat.
 Ini bukan hanya berlaku pada hubungan Anda dengan orang dewasa saja, tapi juga pada anak.

Salah satu sikap untuk menunjukkan bahwa Anda menghormati anak adalah dengan tidak memaksanya atau mendorongnya berkembang lebih cepat dari yang sewajarnya.
Biarkan anak berkembang menurut usianya dan jangan paksa sebelum waktunya.
Anda cukup mengawasi dan membimbingnya, tanpa harus mendikte apa yang mestinya anak harus lakukan.

Biarkan anak bereksplorasi pada dunianya dan menikmati masa kanak-kanaknya dengan ceria.
Jangan sampai masa balita dan kanak-kanak hanya dipenuhi rasa khawatir dari orangtua dengan berbagai larangan.
Jika Anda selalu khawatir dan melarangnya melakukan sesuatu, kapan anak bisa belajar dan mengembangkan diri?
Tugas orangtua hanyalah memastikan apa yang dilakukannya tidak berbahaya.
»»READ MORE - Si Kecil Suka Membantah?

Perawatan gigi untuk Si kecil

| | 0 komentar ⇒ Share FB

Apakah si kecil mulai tumbuh gigi? ada sedikit info nich buat para Bunda dan Ayah...^_^
Yuks kita simak bareng- bareng, karena saya juga punya baby yang baru punya gigi 12 (14bln),hehe....

Tumbuhnya gigi adalah bagian dari proses tumbuh kembang si kecil.
Dan yang pasti, fungsi gigi susu bukan sekadar untuk membantu proses makan (mengulum, mengunyah atau menelan). Gigi susu juga berfungsi membantu proses bicara ( bicara akan terdengar lebih jelas ) dan menentukan kondisi gigi dewasa kelak (gigi susu yang sehat akan membuahkan gigi dewasa yang juga sehat).

Mengingat fungsi gigi yang begitu penting, maka kita sebagai orang tua tentunya akan berusaha memberikan makanan sehat yang seimbang buat si kecil kan?
Bukan cuma ada karbohidrat lho...namun juga sayur mayur, buah, serta protein.
Makanan tersebut akan membantu proses pertumbuhan gusi dan gigi geligi , juga membantu mencukupi asupan kalsium dan mineral untuk kesehatan gigi si kecil.

Memasuki usia 9 bulan si kecil bisa mulai kita perkenalkan dengan makanan yang sedikit kasar, sehingga dia akan mulai belajar mengunyah. Jangan biasakan memberinya makanan cair ( yang tak perlu dikunyah ).
Karena bagaimanapun...rahang dan gigi si kecil perlu dilatih. Kalau tidak terbiasa dilatih, kita takut kelak rahang-nya tidak tumbuh dengan sempurna ( lebih kecil ) dan gigi geliginya tidak tumbuh dengan baik.

Selain perlunya asupan makanan bernutrisi, gigi susu harus dijaga dengan baik lho Bunda...^__^
Cara yang terpenting adalah menjaga kebersihan rongga mulut.
Karena di usia 6 bulan si kecil biasanya sudah mulai diperkenalkan dengan Makanan Pendamping ASI ( MP ASI ).
Usahakan setiap selesai makan segera kita bersihkan gigi dengan sikat gigi bayi atau membersihkan-nya dengan handuk bersih yang di sudah di basahi.
Setelah bayi mampu menggenggam ( kira- kira usia 9 bulan ) bisa kita latih menggunakan sikat gigi bertangkai.

Bagaimana dengan penggunaan pasta gigi buat si kecil?
Lebih baik jangan memberikannya dulu sampai dia benar- benar bisa berkumur dengan baik.
Karena kebersihan rongga mulut jauh lebih penting ketimbang pasta gigi.
Apalagi kebutuhan akan fluor bisa diperoleh dari makanan sehatnya.
»»READ MORE - Perawatan gigi untuk Si kecil
 
 
Designed Tempalte by Free CSS Templates | Blogger Templates by TeknoMobi